Heyhow. It's been a week from the first day on October, and I don't feel like writing these days. I don't know, I lost my will to write about my day. Well, no one would waiting for that. Yah, daripada tidak sama sekali.
Saya nyaris lupa dengan apa yang saya alami bulan lalu. Yang saya ingat, saya bertambah tua, seseorang melangkah pergi, dan saya belajar mengikhlaskan sesuatu setelahnya. Saya rasa saya harus berterima kasih atas semua kue yang diberikan beriringan dengan doa yang dipanjatkan.
Monday, October 7, 2013
Thursday, September 19, 2013
Tanpa Penerima
Assalamualaikum, yang tak mungkin saya sebut namanya secara gamblang di sini
Sebelumnya saya minta maaf, kalau saja postingan kali ini sedikit menjijikkan. Saya tidak mau dianggap sebagai blogger galau menyedihkan yang ceritanya melulu tentang hati. Sekalipun itu benar, saya menolak mengakuinya. Karena, coba Anda bayangkan, rasanya akan sangat menggelikan mendapati dirimu ternyata begitu menyedihkan hanya bersebab hal sepele.
Ah, saya lupa, untuk mempermudah tata bahasa saya, bagaimana kalau saya panggil Anda dengan 'Tuan Muda'? Biarlah orang-orang menebaknya sebagai siapa. Nasib baik kalau Tuan tanpa sengaja membacanya dan tidak menyalah artikan semua kata-kata ini. Tapi, kalau boleh jujur, saya sedikit malu mengeluarkan pikiran saya dalam lembar maya ini.
Sebelumnya saya minta maaf, kalau saja postingan kali ini sedikit menjijikkan. Saya tidak mau dianggap sebagai blogger galau menyedihkan yang ceritanya melulu tentang hati. Sekalipun itu benar, saya menolak mengakuinya. Karena, coba Anda bayangkan, rasanya akan sangat menggelikan mendapati dirimu ternyata begitu menyedihkan hanya bersebab hal sepele.
Ah, saya lupa, untuk mempermudah tata bahasa saya, bagaimana kalau saya panggil Anda dengan 'Tuan Muda'? Biarlah orang-orang menebaknya sebagai siapa. Nasib baik kalau Tuan tanpa sengaja membacanya dan tidak menyalah artikan semua kata-kata ini. Tapi, kalau boleh jujur, saya sedikit malu mengeluarkan pikiran saya dalam lembar maya ini.
Sunday, September 15, 2013
Turning 17!
Assalamualaikum!
Selamat tanggal 15 semuanya! Alhamdulillah, masih diizinin buat bernafas di bumi-Nya. KTP baru!! *eh
Jatah hidup udah bekurang, tapi masih banyak yang harus dikejar, masih banyak yang harus dibenahi, masih banyak mimpi-mimpi berserakan yang harus diwujudkan. It's 17. Umur udah nambah 1, tapi apa yang sudah saya lakukan sejauh ini? Saya rasa belum banyak yang berarti. Perjalanan saya menuju 17 tahun memiliki persimpangan yang menjebak. Saya bertemu dengan orang-orang yang menjadikan pemikiran saya seperti sekarang, menjadikan hati saya begini, dan menempah saya menjadi orang yang seperti ini.
Sekarang saya tidak menyesal atas apa yang telah terjadi sebelumnya. Karena, kalau semuanya tidak terjadi seperti apa yang sudah-sudah, saya rasa yang menulis ini bukan diri saya yang sekarang. Saya bersyukur telah dipertemukan dengan orang-orang hebat yang mengubah pandangan saya. Siapa pun kalian, di mana pun kalian berada, bagaimana pun keadaan kalian, terima kasih.
Terima kasih, atas segala ucapan dan doa yang dihantarkan untuk saya, sekalipun rata-rata doanya "jodoh", padahal saya butuh lebih banyak doa tentang "UN" dan "PTN", saya tetap berterima kasih. *gak tau diri* XD
Selamat tanggal 15 semuanya! Alhamdulillah, masih diizinin buat bernafas di bumi-Nya. KTP baru!! *eh
Jatah hidup udah bekurang, tapi masih banyak yang harus dikejar, masih banyak yang harus dibenahi, masih banyak mimpi-mimpi berserakan yang harus diwujudkan. It's 17. Umur udah nambah 1, tapi apa yang sudah saya lakukan sejauh ini? Saya rasa belum banyak yang berarti. Perjalanan saya menuju 17 tahun memiliki persimpangan yang menjebak. Saya bertemu dengan orang-orang yang menjadikan pemikiran saya seperti sekarang, menjadikan hati saya begini, dan menempah saya menjadi orang yang seperti ini.
Sekarang saya tidak menyesal atas apa yang telah terjadi sebelumnya. Karena, kalau semuanya tidak terjadi seperti apa yang sudah-sudah, saya rasa yang menulis ini bukan diri saya yang sekarang. Saya bersyukur telah dipertemukan dengan orang-orang hebat yang mengubah pandangan saya. Siapa pun kalian, di mana pun kalian berada, bagaimana pun keadaan kalian, terima kasih.
Terima kasih, atas segala ucapan dan doa yang dihantarkan untuk saya, sekalipun rata-rata doanya "jodoh", padahal saya butuh lebih banyak doa tentang "UN" dan "PTN", saya tetap berterima kasih. *gak tau diri* XD
With love,
Tias Septilia
Tuesday, September 3, 2013
Ah, Sudahlah
Assalamualaikum.
Kasihan sekali saya. Belakangan ini saya seperti terserang entah-apa-namanya yang menyebabkan otak saya enggan untuk bekerja sedikit lebih keras dari biasanya. Bahkan saya kehabisan bahan tulisan dan akhirnya blog ini teronggok tanpa ada sesuatu yang baru dan menyegarkan. Kemampuan mem-verbal-kan-sesuatu saya semakin parah. Sebuah kalimat terdengar jauh lebih baik saat masih berada di dalam kepala saya, namun seketika itu juga lidah saya terbelit saat mengutarakannya. Saya memang payah.
Belakangan ini juga saya menjadi lebih produktif dengan menghasilkan coretan-coretan yang jauh dari kata menarik. Tapi, setidaknya saya berhasil menuangkan ekspresi di dalam otak saya ke selembar kertas, sekalipun hasilnya jauh dari imajinasi saya. Saya juga heran kenapa bisa begitu. Bagaimana bisa saya membayangkan menghasilkan sebuah karya yang cukup bagus, namun ketika saya realisasikan, hasilnya malah awut-awutan.
Kasihan sekali saya. Belakangan ini saya seperti terserang entah-apa-namanya yang menyebabkan otak saya enggan untuk bekerja sedikit lebih keras dari biasanya. Bahkan saya kehabisan bahan tulisan dan akhirnya blog ini teronggok tanpa ada sesuatu yang baru dan menyegarkan. Kemampuan mem-verbal-kan-sesuatu saya semakin parah. Sebuah kalimat terdengar jauh lebih baik saat masih berada di dalam kepala saya, namun seketika itu juga lidah saya terbelit saat mengutarakannya. Saya memang payah.
Belakangan ini juga saya menjadi lebih produktif dengan menghasilkan coretan-coretan yang jauh dari kata menarik. Tapi, setidaknya saya berhasil menuangkan ekspresi di dalam otak saya ke selembar kertas, sekalipun hasilnya jauh dari imajinasi saya. Saya juga heran kenapa bisa begitu. Bagaimana bisa saya membayangkan menghasilkan sebuah karya yang cukup bagus, namun ketika saya realisasikan, hasilnya malah awut-awutan.
Saturday, August 31, 2013
The August
Assalamualaikum. Alohai!
Agustus sudah di ujung tanduk. Melelahkan sekali Agustus tahun ini. Saya ngos-ngosan, bukan secara harfiah.
Di bulan Agustus inilah saya dihadapkan oleh kenyataan yang entah menyenangkan atau menyeramkan, saya kelas XII SMA dengan kurikulum yang baru. Bayangkan saja, hari SABTU harus pulang kayak hari biasa. Menyenangkan sekali. Seakan belum cukup buruk, saya teringat kalau saya akan menjalaninya selama 2 semester. Tapi, ya jalani aja. Itu yang dikasih Tuhan.
Agustus sudah di ujung tanduk. Melelahkan sekali Agustus tahun ini. Saya ngos-ngosan, bukan secara harfiah.
Di bulan Agustus inilah saya dihadapkan oleh kenyataan yang entah menyenangkan atau menyeramkan, saya kelas XII SMA dengan kurikulum yang baru. Bayangkan saja, hari SABTU harus pulang kayak hari biasa. Menyenangkan sekali. Seakan belum cukup buruk, saya teringat kalau saya akan menjalaninya selama 2 semester. Tapi, ya jalani aja. Itu yang dikasih Tuhan.
Monday, August 26, 2013
Friday, August 16, 2013
Hidayah dari Jawa
Assalamualaikum, Dunia!!!
It's a very very very late post. Tapi, gakpapa deh, sudah terlalu banyak yang ingin saya ceritakan, sangking banyaknya saya sampe lupa apa yang mau saya tulis.
Jadi, selama 1,5 bulan merantau di Jawa, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga serta hidayah yang menyadarkan saya. (Duh, bahasanya apa banget). Semakin lama saya di Jawa semakin besar pula rasa sayang saya terhadap kedua orangtua dan kakak-kakak saya. Sulit membayangkan bagaimana hidup sendirian tanpa mereka.
It's a very very very late post. Tapi, gakpapa deh, sudah terlalu banyak yang ingin saya ceritakan, sangking banyaknya saya sampe lupa apa yang mau saya tulis.
Jadi, selama 1,5 bulan merantau di Jawa, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga serta hidayah yang menyadarkan saya. (Duh, bahasanya apa banget). Semakin lama saya di Jawa semakin besar pula rasa sayang saya terhadap kedua orangtua dan kakak-kakak saya. Sulit membayangkan bagaimana hidup sendirian tanpa mereka.
Subscribe to:
Posts (Atom)